SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT DEMENSIA MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING STUDI KASUS (DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PADANG PANJANG)
LATAR BELAKANG
Sistem pakar
adalah sistem berbasis komputer yang menggunakan pengetahuan, fakta dan teknik
penalaran dalam memecahkan masalah yang biasanya hanya dapat dipecahkan oleh
seorang pakar dalam bidang tersebut. Implementasi sistem pakar banyak digunakan
untuk kepentingan komersial karena sistem pakar dipandang sebagai cara
penyimpanan
pengetahuan pakar dalam bidang tertentu kedalam
program komputer dan dirancang sedemikian rupa sehingga dapat memberikan
keputusan dan melakukan penalaran secara cerdas. Salah satu implementasi yang
dapat diterapkan adalah dalam dunia kesehatan. Selain sebagai media informasi
bagi masyarakat namun juga dapat memberikan diagnosa awal penyakit yang
biasanya hanya seorang pakar yang bisa menjelaskan tentang penyakit ini.
Demensia adalah suatu sindroma penurunan kemampuan
intelektual progresif yang menyebabkan deteriorasi kognisi dan fungsional,
sehingga mengakibatkan gangguan fungsi sosial, pekerjaan dan aktivitas
seharihari. Seorang penderita demensia memiliki fungsi intelektual yang
terganggu dan menyebabkan gangguan dalam aktivitas seharihari maupun hubungan
dengan orang sekitarnya. Penderita demensia juga kehilangan kemampuan untuk
memecahkan masalah, mengontrol emosi, dan bahkan bisa mengalami perubahan
kepribadian dan masalah tingkah laku seperti mudah marah dan berhalusinasi.
Perjalanan penyakit demensia biasanya dimulai secara perlahan dan makin lama
makin parah, sehingga keadaan ini pada mulanya tidak disadari. Terjadi
penurunan dalam ingatan, kemampuan untuk mengingat waktu dan kemampuan untuk
mengenali orang, tempat dan benda. Penderita memiliki kesulitan dalam menemukan
dan menggunakan kata yang tepat dan dalam pemikiran abstrak (misalnya dalam
pemakaian angka). Sering terjadi perubahan kepribadian dan gangguan perilaku.
Oleh karena itu, penulis mencoba merancang dan membangun sebuah sistem pakar
yang dapat membantu penderita dalam menentukan gejala awal demensia dengan
membangun sebuah “Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Demensia Menggunakan Metode
Forward Chaining Studi Kasus (Di Rumah Sakit Umum Daerah Padang Panjang).
TUJUAN
a. Administrator dapat mengolah data-data penyakit
demensia pada lanjut usia, jadi ketika ada penyakit baru yang teridentifikasi
administrator dapat melakukan penambahan data.
b. Sistem dapat mendiagnosa penyakit demensia pada
lanjut usia dan memberikan solusinya berdasarkan gejala yang dirasakan pasien.
c. Sistem dapat menyediakan layanan pengaksesan
informasi yang dibutuhkan pasien atau user, seperti informasi jenis-jenis
penyakit dan informasi untuk layanan diagnosa beserta solusinya.
METODE
1. Proses Pendataan Awal Proses pendataan awal
dilakukan untuk mencatat data-data penyakit demensia dan gejala-gejala
penyakit,serta pencegahan penyakit tersebut. .
2. Pembuatan Laporan Proses pembuatan laporan dalam
melakukan rekap terhadap semua data awal dari diagnosa-diagnosa penyakit
demensia Untuk memecahkan masalah yang ada maka penulis menggunakan komputer
untuk mempraktekkan secara langsung hasil dari analisa dengan menggunakan
Bahasa Pemograman Microsoft Visual Basic Studio 2008.
Spesifikasi komputer yang digunakan:
a. Laptop Toshiba L840 Series
b. Prosesor Intel®Core™ i5
c. Memory DDR 4 GB
d. Harddisk 500 GB
Software pendukung :
a. Windows 7.
Windows 7 merupakan sistem operasi yang berfungsi sebagai interface atau
penghubung antara hardware dan brainware untuk menjalankan program-program
apalikasi lain seperti: Office, Pascal, Visual Basic, dan masih banyak yang
lainnya. b. Office.
Office adalah software yang sangat penting dalam melakukan pekerjaan karena
didalamnya terdapat berbagai macam wadah yang dipergunakan dalam pengetikan
laporan seperti Microsoft word, Exel, Power Point, Akses dan lain sebagainya.
c. Visual Basic (VB). Visual Basic pada dasarnya
adalah sebuah bahasa pemograman komputer yang bekerja dalam ruang lingkup
Ms.Windows. Visual Basic dapat
memanfaatkan kemampuan Ms.Windows secara optimal, kemampuannya dapat merancang
program aplikasi lainnya berbasis Windows.
d. My-SQL SQL (dibaca "ess-que-el")
merupakan kependekan dari Structured Query Language. SQL digunakan untuk
berkomunikasi dengan sebuah Database. Sesuai dengan ANSI,SQL merupakan bahasa
standar untuk sistem menajemen database relasional. Statemen SQL digunakan
untuk melakukan tugas-tugas seperti melakukan update terhadap database, atau
mengambil data dari sebuah database.
PEMBAHASAN
1. Context
Diagram Diagram kontek adalah diagram yang terdiri dari suatu proses dan
menggambarkan ruang lingkup suatu sistem. Diagram konteks merupakan level
tertinggi dari DFD yang menggambarkan seluruh input ke sistem dan output dari
sistem yang diberikan gambaran tentang keseluruhan sistem.
2. Data
Flow Diagram Data flow diagram (DFD) merupakan model dari sistem untuk
menggambarkan pembagian sistem ke modul yanglebih kecil. Salah satu keutungan
menggunakan DFD adalah memudahkan user yang kurang menguasai bidang komputer
untuk mengerti sistem yang akan dikerjakan. Maka untuk menjelaskan lebih rinci
mengenai sistem yang di rancang adalah dengan menggambarkan dalam bentuk DFD
yang merupakan penjabaran dari context diagram.
3. Relasi
Antar Tabel merupakan suatu hubungan yang terjadi pada suatu tabel dengan tabel
lainnya yang berfungsi untuk mengatur suatu database.
KELEBIHAN
Para pengguna dapat mengetahui penyakit demensia
tersebut secara spesifik dengan cara menganalisa atau mendiagnosa penyakit
secara bertahap sehingga sampai kepada solusi pengobatannya
KESIMPULAN
Kesimpulan Berdasarkan perancangan yang telah
dilakukan hingga implementasi sistem pakar berbasis Microsoft Visual Basic 2008
untuk mendiagnosa penyakit demensia dan penanganannya, maka dapat diambil
kesimpulan sebagai berikut :
1. Dengan Penggunaan sistem pakar ini, pasien
penyakit demensia maupun masyarakat secara umum, dapat mengatasi permasalahan
penyakit demensia beserta pengobatannya.
2. Penggunaann sistem pakar untuk untuk
mengendalikan penyakit demensia dan menganalisa penyakit demensia serta
pengobatannya atau solusinya secara komputerisasi dapat dengan cepat membantu
para pasien penyakit demensia maupun masyarakat umum.
3. Sistem pakar dalam rancangan ini menyediakan
solusi-solusi penyakit demensia dan penyakit-penyakit lainnya pada kulit dengan
kualitas pakar untuk masalah masalah tertentu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar